Minggu, 03 April 2011

TULISAN

TULISAN
RESUME ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

PENGERTIAN LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerjakeuangan suatu entitas. (PSAK No. 1 Th 2009)Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. (Wikipedia)Pengertian laporan keuangan merupakan laporan mengenai posisi kemampuan dan kinerja keuangan perusahaan serta informasi lainnya yang diperlukan oleh pemakai informasi akuntansi.Laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat komunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak ± pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut.2

TUJUAN LAPORAN KEUANGAN
Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam pembuatan keputusan ekonomi serta menunjukkan hasil pertanggung jawaban manajemen atas penggunaan sumber daya yang dipercayakan kepada mereka. (PSAK No. 1Th 2009)Menurut Standar Akuntansi Keuangan yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesiatujuan laporan keuangan adalah Meyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan,kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlahbesar pemakai dalam pengambilan keputusan.Laporan keuangan yang disusun untuk tujuan ini memenuhi kebutuhan bersama sebagian besar pemakai. Namun demikian, laporan keuangan tidak menyediakan semua informasiyang mungkin dibutuhkan pemakai dalam mengambil keputusan ekonomi karena secara umum menggambarkan pengaruh keuangan dan kejadian masa lalu, dan tidak diwajibkan untuk menyediakan informasi non keuangan.Laporan keuangan juga menunjukan apa yang telah dilakukan manajemen (bahasa Inggris:stewardship), atau pertanggung jawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya. Pemakai yang ingin melihat apa yang telah dilakukan atau pertanggung jawaban manajemen berbuat demikian agar mereka dapat membuat keputusan ekonomi. Keputusan ini mencakup, misalnya, keputusan untuk menahan atau menjual investasi mereka dalam perusahaan atau keputusan untuk mengangkat kembali atau mengganti manajemen.


UNSUR-UNSUR LAPORAN KEUANGAN
Unsur laporan keuangan yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran posisi keuanganadalah aset, kewajiban dan ekuitas. Sedangkan unsur yang berkaitan dengan pengukurankinerja dalam laporan laba rugi adalah penghasilan dan beban.Definisi dari setiap unsur laporan keuangan tersebut adalah sebagai berikut :

1.Aset adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwamasa lalu dan dari mana manfaat ekonomi di masa depan diharapkan akan diperolehperusahaan.

2.Kewajiban adalah hutang perusahaan masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu,penyelesaiannya diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaanyang mengandung manfaat ekonomi.

3.Ekuitas adalah hak residual atas aset perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban.

4.Penghasilan adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalambentuk pemasukan atau penambahan aset atau penurunan kewajiban yang mengakibatkankenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal.

5.Beban adalah penurunan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk arus kas keluar atau berkurangnya aset atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal.Unsur-unsur laporan keuangan :Laporan Laba/RugiTerdiri dari akun pendapatan dan beban baik didalam usaha maupun diluar usaha.Laporan Perubahan EkuitasTerdiri dari akun Modal awal, laba/rugi yang diperoleh selama periode tertentu, prive dan modal akhir.

Jumat, 25 Maret 2011

Analisis Laporan Keuangan

• Menurut J. Fred Weston dan Thomas E.
Copeland

MODAL KERJA
– Modal kerja adalah selisih antara aktiva lancar dengan hutang lancar. Dengan demikian modal kerja merupakan investasi dalam kas, surat surat berharga, piutang dan persediaan dikurangi hutang lancar yang digunakan untuk melindungi aktiva lancar.
- Hal yang penting yang perlu dijawab dalam menetapkan kebijakan Modal Kerja (hubungannya dengan profitabilitas) :
– Berapa banyak investasi yang harus dilakukannya pada setiap kategori aktiva lancar.
– Bagaimana investasi tersebut harus dibiayai.
Pentingnya pengelolaan Modal kerja
• Manajer keuangan sebagian besar waktunya untuk operasi internal sehari-hari perusahaan.
• Aktiva lancar merupakan bagian yang cukup besar dari total aktiva.
• Pengelolaan modal kerja khususnya penting bagi perusahaan kecil.
• Pertumbuhan penjualan mempunyai hubungan yang erat dan langsung dengan investasi dalam bentuk aktiva lancar.

Modal Kerja Mengandung Dua Pengertian
pokok :

1. Gross working capital dan Keseluruhan dari aktiva lancar.
2. Net working capital dan Selisih antara aktiva lancar dikurangi hutang lancar.

Pembagian Modal Kerja:
• Menurut Bambang Riyanto modal kerja
dapat dibagi menurut konsep :
– Konsep kuantitatif
– Konsep kualitatif
– Konsep fungsional
Konsep Kuantitatif
• Menggambarkan keseluruhan (jumlah) dari aktiva lancar, dimana aktiva lancar ini sekali berputar dan dapat kembali ke bentuk semula dalam jangka waktu pendek.
• Konsep ini disebut modal kerja bruto – Gross working capital Konsep Kualitatif.
• Merupakan selisih antara aktiva lancar diatas hutang lancar, atau merupakan sebagian dari aktiva lancar yang benar benar dapat digunakan untuk membiayai operasi perusahaan tanpa menunggu likuiditas.
• Konsep ini disebut modal kerja netto – net working capital Konsep Fungsional
• Menitik beratkan pada fungsi dari pada dana dalam menghasilkan pendapatan –
income- dari usaha pokok perusahaan.
• Menghasilkan pendapatan pada periode akuntasi dan periode masa depan.

Analisis Perubahan Pendapatan
Pengertian Pendapatan
Pendapatan adalah jumlah uang yang diterima oleh perusahaan dari aktivitasnya, kebanyakan dari penjualan produk dan/atau jasa kepada pelanggan. Bagi investor, pendapatan kurang penting dibanding keuntungan, yang merupakan jumlah uang yang diterima setelah dikurangi pengeluaran.
Pertumbuhan pendapatan merupakan indikator penting dari penerimaan pasar dari produk dan jasa perusahaan tersebut. Pertumbuhan pendapatan yang konsisten, dan juga pertumbuhan keuntungan, dianggap penting bagi perusahaan yang dijual ke publik melalui saham untuk menarik investor.
Sumber pendapatan :
1.Transaksi modal atau pendanaan yang mengakibatkan adanya tambahan dana yang ditanamkan oleh pemegang obligasi dan pemegang saham.
2.Laba dari penjualan aktiva yang bukan berupa produk perusahaan seperti aktiva tetap, surat berharga atau penjualan anak/cabang perusahaan.
3.hadiah , sumbangan atau penemuan
4.revaluasi aktiva
5.penyerahan produk perusahaan, yaitu aliran hasil penjualan produk

Proses terbentuk dan terealisasinya pendapatan :
1. EARNING PROCESS (proses pembentukan pendapatan) = konsep terjadinya pendapatan .Pendapatan dianggap terbentuk bersamaan dengan seluruh proses berlangsungnya operasi perusahaan (produksi, penjualan dan pengumpulan piutang).
2. REALIZATION PROCESS (proses realisasi pendapatan) .Pendapatan dianggap terbentuk setelah produk selesai dikerjakan dan terjual langsung / atas dasar kontrak penjualan.

Pengukuran Pendapatan:
Pendapatan diukur dengan nilai wajar yang dapat diterima, jumlah pendapatan biasanya ditentukan oleh persetujuan antara perusahaan dan pembeli yang diukur dengan nilai wajar imbalan yang diterima atau yang dapat diterima perusahaan dikurangi jumlah discount dagang dan rabat volume yang diperbolehkan perusahaan, umumnya berbentuk kas atau setara kas.
Bila arus masuk dari kas atau setara kas ditangguhkan nilai wajar dari imbalan tersebut mungkin kurang dari jumlah nominal dari kas yang diterima atau yang dapat diterima.
Bila barang atau jasa dipertukarkan untuk barang atau jasa dengan sifat nilai yang sama maka pertukaran tidak dianggap sebagai transaksi yang mengakibatkan pendapatan. Dan bila barang dijual atau jasa diberikan untuk dipertukarkan dengan barang dan jasa yang tidak serupa pertukaran tersebut dianggap sebagai transaksi yang mengakibatkan pendapatan.
Pendapatan tersebut diukur pada nilai wajar dari barang atau jasa yang diserahkan, disesuaikan dengan jumlah kas atau setara kas yang ditransfer.
Karakteristik Pendapatan :
P&L menyatakan bahwa pendapatan dapat ditinjau dari 2 aspek : FISIK & MONETER
1. Aspek fisik : pendapatan adalah hasil akhir suatu aliran fisik dalam proses menghasilkan laba
2. Aspek moneter : pendapatan adalah aliran masuk aktiva yang berasal dari kegiatan operasi perusahaan dalam arti luas.



TULISAN
RESUME ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
 
PENGERTIAN LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerjakeuangan suatu entitas. (PSAK No. 1 Th 2009)Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. (Wikipedia)Pengertian laporan keuangan merupakan laporan mengenai posisi kemampuan dan kinerja keuangan perusahaan serta informasi lainnya yang diperlukan oleh pemakai informasi akuntansi.Laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat komunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak ± pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut.2
 
TUJUAN LAPORAN KEUANGAN
Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam pembuatan keputusan ekonomi serta menunjukkan hasil pertanggung jawaban manajemen atas penggunaan sumber daya yang dipercayakan kepada mereka. (PSAK No. 1Th 2009)Menurut Standar Akuntansi Keuangan yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesiatujuan laporan keuangan adalah Meyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan,kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlahbesar pemakai dalam pengambilan keputusan.Laporan keuangan yang disusun untuk tujuan ini memenuhi kebutuhan bersama sebagian besar pemakai. Namun demikian, laporan keuangan tidak menyediakan semua informasiyang mungkin dibutuhkan pemakai dalam mengambil keputusan ekonomi karena secara umum menggambarkan pengaruh keuangan dan kejadian masa lalu, dan tidak diwajibkan untuk menyediakan informasi non keuangan.Laporan keuangan juga menunjukan apa yang telah dilakukan manajemen (bahasa Inggris:stewardship), atau pertanggung jawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya. Pemakai yang ingin melihat apa yang telah dilakukan atau pertanggung jawaban manajemen berbuat demikian agar mereka dapat membuat keputusan ekonomi. Keputusan ini mencakup, misalnya, keputusan untuk menahan atau menjual investasi mereka dalam perusahaan atau keputusan untuk mengangkat kembali atau mengganti manajemen.

 
UNSUR-UNSUR LAPORAN KEUANGAN
Unsur laporan keuangan yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran posisi keuanganadalah aset, kewajiban dan ekuitas. Sedangkan unsur yang berkaitan dengan pengukurankinerja dalam laporan laba rugi adalah penghasilan dan beban.Definisi dari setiap unsur laporan keuangan tersebut adalah sebagai berikut :

1.Aset adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwamasa lalu dan dari mana manfaat ekonomi di masa depan diharapkan akan diperolehperusahaan.

2.Kewajiban adalah hutang perusahaan masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu,penyelesaiannya diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaanyang mengandung manfaat ekonomi.

3.Ekuitas adalah hak residual atas aset perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban.

4.Penghasilan adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalambentuk pemasukan atau penambahan aset atau penurunan kewajiban yang mengakibatkankenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal.

5.Beban adalah penurunan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk arus kas keluar atau berkurangnya aset atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal.Unsur-unsur laporan keuangan :Laporan Laba/RugiTerdiri dari akun pendapatan dan beban baik didalam usaha maupun diluar usaha.Laporan Perubahan EkuitasTerdiri dari akun Modal awal, laba/rugi yang diperoleh selama periode tertentu, prive dan modal akhir.

Senin, 28 Februari 2011

ARTI PENTING LAPORAN KEUANGAN
Pengertian laporan keuangan:
Laporan keuangan adalah suatu laporan yang menggambarkan hasil dari proses akuntansi yang digunakan sebagai alat Komunikasi untuk pihak-pihak yang berkepentingan dengan data keuangan atau aktivitas perusahaan.
Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari suatu proses pencatatan, yang merupakan suatu ringkasan dari transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku yang bersangkutan.
Pengertian laporan keuangan menurut Standar Akuntansi Keuangan:
“Laporan keuangan merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laporan perubahan posisi keuangan (yang dapat disajikan dalam berbagai cara seperti misal, sebagai laporan arus kas, atau laporan arus dana), catatan juga termasuk skedul dan informasi tambahan yang berkaitan dengan laporan tersebut, misal informasi keuangan segmen industri dan geografis serta pengungkapan pengaruh perubahan harga”
Dari pengertian diatas laporan keuangan dibuat sebagai bagian dari proses pelaporan keuangan yang lengkap, dengan tujuan untuk mempertanggungjawabkan tugas-tugas yang dibebankan kepada manajemen.
Penyusunan laporan keuangan disiapkan mulai dari berbagai sumber data, terdiri dari faktur-faktur, bon-bon, nota kredit, salinan faktur penjualan, laporan bank dan sebagainya. Data yang asli bukan saja digunakan untuk mengisi buku perkiraan, tetapi dapat juga dipakai untuk membuktikan keabsahan transaksi.
Laporan keuangan terdiri dari:
- Neraca, menginformasikan posisi keuangan pada saat tertentu, yang tercermin pada jumlah harta yang dimiliki, jumlah kewajiban, dan modal perusahaan.
- Perhitungan laba rugi, menginformasikan hasil usaha perusahaan dalam suatu periode tertentu.
- Laporan arus kas, menginformasikan perubahan dalam posisi keuangan sebagai akibat dari kegiatan usaha, pembelanjaan, dan investasi selama periode yang bersangkutan.
- Catatan atas laporan keuangan, menginformasikan kebijaksanaan akuntansi yang mempengaruhi posisi keuangan dari hasil keuanganperusahaan.
Laporan keuangan diharapkan disajikan secara layak, jelas, dan lengkap, yang mengungkapkan kenyataan-kenyataan ekonomi mengenai eksistensi dan operasi perusahaan tersebut. Dalam menyusun laporan keuangan, akuntansi dihadapkan dengan kemungkinan bahaya penyimpangan (bias), salah penafsiran dan ketidaktepatan. Untuk meminimkan bahaya ini, profesi akuntansi telah berupaya untuk mengembangkan suatu barang tubuh teori ini. Setiap akuntansi atau perusahaan harus menyesuaikan diri terhadap praktik akuntansi dan pelaporan dari setiap perusahaan tertentu.

Peranan pemeriksa laporan keuangan:
Posisi, Tugas dan Fungsi BPK berdasarkan UUD 1945
UUD 1945 memberikan posisi yang sangat tinggi pada BPK sebagai suatu
lembaga negara. Tugas BPK adalah memelihara transparansi dan akuntabilitas
seluruh aspek keuangan negara. BPK bertugas untuk memeriksa semua asal
usul dan besarnya penerimaan negara dari mana pun sumbernya. BPK bertugas
untuk memeriksa di mana uang negara itu disimpan, sekaligus bertugas untuk
memeriksa untuk apa uang negara tersebut dipergunakan. Keuangan negara di 8
Indonesia bukan saja tercermin pada APBN dan APBD tetapi juga tercermin
pada kegiatan BUMN dan BUMD, yayasan, dana pensiun maupun perusahaan
yang terkait dengan kedinasan. Bahkan, keuangan negara juga mencakup
bantuan atau subsidi kepada lembaga sosial milik swasta.

BPK melakukan tiga jenis pemeriksaan yaitu pemeriksaan keuangan,
pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Pemeriksaan
keuangan adalah pemeriksaan atas laporan keuangan, yaitu laporan keuangan
pemerintah pusat, kementerian Negara/lembaga, dan pemerintah daerah serta
laporan keuangan BUMN/BUMD. Pemeriksaan keuangan ini dilakukan oleh
BPK dalam rangka memberikan pernyataan pendapat (opini) tentang tingkat
kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan pemerintah.
Pemeriksaan kinerja, adalah pemeriksaan atas aspek ekonomi dan efisiensi, serta
pemeriksaan atas aspek efektivitas yang lazim dilakukan bagi kepentingan
manajemen oleh aparat pengawasan intern pemerintah. Tujuan pemeriksaan
kinerja adalah untuk mengidentifikasikan hal-hal yang perlu menjadi perhatian 10
lembaga perwakilan dan untuk pemerintah, pemeriksaan kinerja dimaksudkan
agar kegiatan yang dibiayai dengan keuangan negara/daerah diselenggarakan
secara ekonomis dan efisien, serta memenuhi sasarannya secara efektif.
Pemeriksaan dengan tujuan tertentu, adalah pemeriksaan yang dilakukan
dengan tujuan khusus, di luar pemeriksaan keuangan dan pemeriksaan kinerja.
Termasuk dalam pemeriksaan tujuan tertentu ini adalah pemeriksaan atas hal-hal lain yang berkaitan dengan keuangan dan pemeriksaan investigatif.

Tujuan Laporan Keuangan:
Untuk tujuan umum adalah menyediakan informasi yg menyangkut posisi keuangan suatu perusahaan yg bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi serta menunjukkan kinerja yg telah dilakukan manajemen (stewardship) atau pertanggungjawaban manajemen atas penggunaan sumber-sumber daya yg dipercayakan kepadanya.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut suatu laporan keuangan menyajikan informasi mengenai perusahaan meliputi:
1. Aktiva
2. Kewajiban
3. Ekuitas
4. Pendapatan dan beban termasuk keuntungan
5. Arus kas
Informasi tersebut di atas beserta informasi lain yg terdapat dalam catatan laporan keuangan membantu pengguna laporan dalam memprediksi arus kas masa depan khusus dalam hal waktu dan kepastian diperoleh kas dan setara kas.

Prosedur Analisa Laporan Keuangan:
Analisa laporan keuangan merupakan metode dan teknik analisa rasio keuangan pada laporan keuangan baik neraca maupun laporan realisasi anggaran baik analisa secara horisontal maupun vertikal. Metode dan teknik analisa digunakan untuk menentukan dan mengukur hubungan antara pos-pos yang ada dalam laporan keuangan sehingga dapat diketahui perubahan-perubahan dari masing-masing pos jika diperbandingkan dengan laporan dari beberapa periode atau diperbandingkan dengan alat-alat pembanding lainnya.
Dengan menerapkan metode analisa terhadap laporan keuangan, data-data yang disajikan dalam laporan keuangan menjadi lebih sederhana sehingga lebih mudah dimengerti. Analisa rasio keuangan meliputi analisa pertumbuhan masing-masing pos dalam laporan keuangan, analisa proporsi pos-pos dalam laporan keuangan, analisa varians (selisih) antara anggaran dengan realisasi anggaran dan evaluasi hasil perhitungan, interpretasi dan prediksi pos-pos dalam laporan keuangan.

Metode Analisa Laporan Keuangan Yang Dibandingkan:
Metode yang digunakan meliputi lokasi penelitian yaitu Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Kudus yang terletak dijalan Mejobo No 34 Kudus.Objek kajian adalah rasio likuiditas, rasio rentabilitas dan rasio aktivitas. Populasi dalam penelitian ini laporan keuangan yang meliputi neraca dan laporan rugi laba dan sampel dalam penelitian ini sama dengan populasi. Metode pengumpulan data adalah dokumentasi dan wawancara. Metode analisis data adalah secara deskriptif kuantitatif yaitu analisis didasarkan pada perhitungan.
Hasil dari Tugas Akhir ini menunjukkan bahwa rasio likuiditas yang meliputi Current Ratio menunjukkan pada tahun 2001 sebesar 259,20%, tahun 2002 sebesar 302,67%, tahun 2003 sebesar 268,67%, dan tahun 2004 sebesar 887,91%. Sedangkan Acid test ratio pada tahun 2001 sebesar 252,83%, tahun 2002 sebesar 293,20%, tahun 2003 sebesar 260,17% dan tahun 2004 sebesar 869,56%. Rasio rentabilitas modal sendiri pada tahun 2001 sebesar 4,19%, tahun 2002 sebesar 4,19%, tahun 2003 sebesar 1,20% dan tahun 2004 sebesar 10,93%. Rasio rentabilitas ekonomis pada tahun 2001 sebesar 5,25%, tahun 2002 sebesar 5,23%, tahun 2003 sebesar 1,37% dan tahun 2004 sebesar 14,61%. Total Assets Turnover tahun 2001 sebesar 0,48X, tahun 2002 sebesar 0,49X, tahun 2003 sebesar 0,52X, tahun 2004 sebesar 0,54X. Working Capital turnover tahun 2001 sebesar 5,28X, tahun 2002 sebesar 7,56X, tahun 2003 sebesar 7,08X, tahun 2004 sebesar 3,69X.

Bentuk-bentuk laporan keuangan yang diakui IAI:
1.Laporan posisi keuangan (Neraca)

(BANK SYARIAH MANDIRI)
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasi
Pada Bulan xx Tahun 20xx

Uraian
Catatan xxxx (tahun)
Unit Moneter xxxx (tahun)
Unit Moneter
Aktiva
Kas dan setara kas
Piutang Penjualan
Investasi
Investasi dalam surat-surat berharga
Investasi mudharabah
Investasi Musyarakah
Penyertaan Modal
Persediaan
Investasi pada real estat
Aktiva yang disewakan
Istishna
Investasi lain-lain

--
--
--

Total Investasi
Aktiva lainnya
Aktiva tetap (neto)

Total Aktiva
8
9


10
11
12
13
14
15
16
17





18
19
20
xx.xxx.xxx
x.xxx.xxx


xx.xxx.xxx
xx.xxx.xxx
--
xxx.xxx.xxx
--
xx.xxx.xxx
xx.xxx.xxx
--

--
--
--



xxx.xxx.xxx
xxx.xxx
xx.xxx.xxx



xxx.xxx.xxx
xx.xxx.xxx
xxx.xxx


xx.xxx.xxx
x.xxx.xxx
x.xxx.xxx
xxx.xxx.xxx
x.xxx.xxx
xx.xxx.xxx
xx.xxx.xxx
x.xxx.xxx

--
--
--

xxx.xxx.xxx
xx.xxx.xxx
xx.xxx.xxx

xxx.xxx.xxx

Metode analisa trend dan analisa % (persentase) komponen

Analisa rasio trend:
Analisis trend merupakan suatu metode analisis yang ditujukan untuk melakukan suatu estimasi atau peramalan pada masa yang akan datang. Untuk melakukanperamalan dengan baik maka dibutuhkan berbagai macam informasi (data) yang cukup banyak dan diamati dalam periode waktu yang relatif cukup panjang, sehingga dari hasilanalisis tersebut dapat diketahui sampai berapa besar fluktuasi yang terjadi dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terhadap perubahan tersebut.
Secara teoristis, dalam analisis time series yang paling menentukan adalah kualitas atau keakuratan dariinformasi atau data-data yang diperoleh serta waktu atau periode dari data-data tersebut dikumpulkan.Jika data yang dikumpulkan tersebut semakin banyak maka semakin baik pula estimasiatau peramalan yang diperoleh. Sebaliknya, jika data yang dikumpulkan semakin sedikit maka hasil estimasi atau peramalannya akan semakin jelek.

Analisa Rasio Commond size:
Analysis common size adalah dokumen keuangan yang sering digunakan sebagai referensi cepat dan mudah untuk keuangan sebuah perusahaan atau bisnis. Tidak seperti neraca dan laporan keuangan lainnya, pernyataan common-ukuran tidakmencerminkan angka yang tepat untuk setiap item baris. Sebaliknya, struktur laporanukuran umum menggunakan angka dasar umum, dan memberikan persentase dariangka itu untuk setiap item baris atau kategori tercermin pada dokumen.

Sebuah perusahaan dapat memilih untuk menggunakan laporan keuangan jenis iniuntuk menyajikan gambaran singkat dari berapa banyak perusahaan mengumpulkan atau pendapatan yang dihasilkan sedang menuju setiap fungsi operasional dalam organisasi. Penggunaan pernyataan umum ukuran bisa memungkinkan untuk dengan cepat mengidentifikasi daerah-daerah yang mungkin menggunakan lebih dari modaloperasi daripada yang praktis pada saat itu, dan memungkinkan perubahan anggaranyang akan diterapkan untuk memperbaiki situasi Pernyataan ukuran umum juga dapat menjadi alat yang membantu dalammembandingkan struktur keuangan dan strategi pengoperasian dua perusahaan yang berbeda. Penggunaan persentase dalam laporan ukuran umum menghilangkanmasalah yang perusahaan menghasilkan pendapatan, serta membawa fokus padabagaimana pendapatan digunakan dalam masing-masing dari dua bisnis. Seringkali,penggunaan pernyataan umum-ukuran dengan cara ini dapat membantu untukmengidentifikasi daerah-daerah di mana setiap perusahaan adalah memanfaatkansumber daya secara efisien, serta daerah di mana ada ruang untuk perbaikan.

Analisa laporan keuangan merupakan proses yang penuh pertimbangan dalam rangka membantu mengevalusi posisi keuangan dan hasil operasi perusahaan pada masa sekarang dan masa lalu, dengan tujuan untuk menentukan estimasi dan prediksi yang paling mungkin mengenai kondisi dan kinerja perusahaan pada masa mendatang. Analisa laporan keuangan sebenarnya banyak sekali namun pada penelitian kali ini penulis menggunakan analisa rasio keuangan karena analisa ini lebih sering digunakan dan lebih sederhana.
Analisa rasio keuangan adalah perbandingan antara dua/kelompok data laporan keuangan dalam satu periode tertentu, data tersebut bisa antar data dari neraca dan data laporan laba rugi. Tujuannya adalah memberi gambaran kelemahan dan kemampuan finansial perusahaan dari tahun ketahun. Jenis-jenis analisa rasio keuangan adalah :

Rasio Likuiditas:
Rasio likuiditas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk menyelesaikan kewajiban jangka pendeknya. Rasio-rasio ini dapat dihitung melalui sumber informasi tentang modal kerja yaitu pos-pos aktiva lancar dan hutang lancar.
Di tinjau dari likuiditas, maka keadaan perusahaan dapat dibedakan :
a. Likuid, perusahaan yang mampu memenuhi seluruh kewajiban keuangan, khususnya kewajiban jangka pendek tepat pada waktunya.
b. Ilikuid, perusahaan yang tidak mampu memenuhi kewajiban keuangan, khususnya kewajiban jangka pendeknya.
Disamping itu likuiditas digolongkan atas :
a. Likuiditas badan usaha, kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan pada pihak luar perusahaan ( kreditur ).
b. Likuiditas perusahaan, kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya kepada pihak dalam perusahaa.
Beberapa rasio likuiditas ini adalah sebagai berikut :
A. Current Ratio
Rasio ini menunjukan sejauh mana aktiva lancar menutupi kewajiban-kewajiban lancar. Semakin besar perbandingan aktiva lancar dengan hutang lancar semakin tinggi kemampuan perusahaan menutupi kewajiban jangka pendeknya.
Besar current ratio yang ideal belum ada suatu patokan yang apsti, namun standar umumyang digunakan 200% atau 2:1 yang berarti nilai aktiva lancar adalah dua kali dari hutang lancar atau setiap satu rupiah hutang lancar harus dapat dijamin sedikitnya dengan dua rupiah aktiva lancar.
B. Quick Ratio
Rasio ini menunjukan kemampuan aktiva lancar yang paling likuid mampu menutupi hutang lancar. Semaki besar rasio ini semakin baik. Rasio ini disebut juga Acid test rasio.
Untuk quick rasio ukuran berdasarkan prinsaip hati-hati adalah 100% atau 1:1 dianggap cukup memuaskan didalam perusahaan apabila kurang maka dianggap kurang baik.
C Cash Ratio
Rasio ini menunjukan kemampuan perusahaan untuk membayar utang jangka pendeknya yang harus segera dipenuhi dengan kas dan surat berharga dalam perusahaan yang dapat segera di uangkan. Kegunaan dari rasio ini adalah untuk mengetahui bahwa setiap hutang lancar Rp. 1, 00 di jaminkan oleh kas dan efek sebesar hasil yang diperoleh dari cash rationya, tidak terdapat standar khusus pada cash ratio sehingga penilaianya tergantung kebijakan perusahaan.

Analisa Rasio Solvabilitas:
Rasio solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka panjangnya atau kewajiban-kewajibannya apabila perusahaan dilikuidasi. Rasio ini dapat dihitung dari pos-pos yang sifatnya jangka panjang seperti aktiva tetap dan hutang jangka panjang.
Besarnya ukuran umum yang dipakai adalah 200% atau 2:1 yang berarti dua kali dari total hutang perusahaan dikatakan solvable bila rasionya kurang dari 200%.
Di tinjau ari solvabilitas, maka keadaan perusahaan di bedakan menjadi :
a. Solvable, perusahaan mampu memenuhi semua kewajiban keuangan nya apabila perusahaan tersebut dilikuidasi.
b. Insolvable, perusahaan tidak mampu memenuhi semua kewajiban keuangannya apabila perusahaan dilikuidasi.
Yang termasuk rasio solvabilitas antara lain :
A. Total Debt to Total Equity Ratio
Rasio ini membandingkan total utang dengan modal pemilik ( ekuitas ). Rasio ini digunakan untuk mengetahui berapa bagian setiap rupiah dari modal pemilik yang digunakan untuk menjamin utang. Semakin besar rasio ini semakin tidak menguntungkan bagi para kreditur, karena jaminan modal pemilik terhadap utang semakin kecil. Rasio ndiatas 100% sangat berbahaya bagi kreditur karena jumlah utang lebih besar dari pada modal pemilik.
B. Total Debt to Total Asset Ratio
Rasio ini membandingkan jumlah total utang dengan aktiva total yang dimiliki perusahaan. Dari rasio ini, kita dapat mengetahui bebrapa bagian aktiva yang di gunakan untuk menjamin utang. Biasanya, para kreditur lebih menyukai rasio utang yang rendah, sebab semakin rendah rasio utang perusahaan yang diberi kredit akan semakin besar tingkat keamanan yang didapat kreditur pada waktu likuidasi
C. Long term Debt to Equity Ratio
Rasio ini membandingkan antara utang jangka panjang dan modal pemilik. Rasio ini menunjukan berapa bagian modal pemilik yang menjadi jaminan utang jangka panjang. Dengan kata lain, rasio ini digunakan untuk mengukur kemampuan modal pemilik untuk menutup utang jangka panjang. Semakin rendah rasio ini akan semakin aman bagi kreditur jangka panjang.
Ditinjau dari segi likuiditas dan solvabilitas, maka suatu perusahaan dapat mengalami keadaan :
a. likuid dan Solvabel
yaitu perusahaan yang dapat memenuhi kewajiban keuanganya baik yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang.
b. Likuid tetapi Insolvabel
Yaitu perusahaan yang dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya tetapi tidak dapat memenuhi kewajiban jangka panjangnya.
c. Likuid dan Solvabel
Yaitu perusahaan yang tidak dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya tetapi dapat memenuhi kewajiban jangka panjangnya
d. likuid dan Insolvabel
yaitu perusahaan yang tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Analisa Rasio Profitabilitas:
Rasio profitabilitas dimaksudkan untuk mengukur efisiensi
penggunaan aktiva perusahaan. Efisiensi disini bisa juga dikaitkan dengan
penjualan yang berhasil diciptakan. Misalnya, ada jenis perusahaan yang
mengambil keuntungan relatif yang cukup tinggi dari setiap penjualan (seperti
mebel, perhiasan), tetapi ada pula yang keuntungan relatif cukup rendah
(seperti barang-barang kebutuhan sehari-hari). Selain itu rasio profitabilitas
juga mengukur efektivitas manajemen dilihat dari laba yang dihasilkan
terhadap penjualan dan investasi.
Penelitian yang dilakukan oleh Mas’ud (1994) menemukan bahwa
rasio profitabilitas yang ada ternyata hanya tiga rasio keuangan yang
signifikan yang berhubungan dengan prediksi laba untuk periode 1 tahun ke
depan. Ketiga rasio tersebut adalah Rasio Gross Profit Sales (GPS), Net
Income To Sales (NIS), dan Return On Equity (ROE). Dari ketiga rasio
profitabilitas tersebut yang mempunyai hubungan sangat signifikan (1%)
dengan prediksi earning adalah ROE.

Analisa Rasio Aktivitas:
Rasio aktivitas (Sugiyarso dan Winarni, 2005) menunjukkan
bagaimana sumber daya telah dimanfaatkan secara optimal dengan cara
membandingkan rasio aktivitas dengan standar industri dapat diketahui tingkat
efisiensi perusahaan dalam industri. Menurut Rangkuti (2004),rasio aktivitas
bertujuan untuk mengukur sampai seberapa jauh aktivitas perusahaan dalam
menggunakan dana-dananya secara efektif dan efesien.
Rasio ini dapat mengukur efesiensi kegiatan operasional suatu
perusahaan karena rasio ini didasarkan pada perbandingan antara pendapatan
dengan pengeluaran pada periode tertentu.

Kamis, 23 Desember 2010

teknologi barcode

Seperti halnya teknologi informasi yang berkembang pesat, begitu juga dengan barcode hitam-putih. Microsoft telah mengembangkan barcode teknologi baru yang disebut High Capacity Color Barcode (HCCB) yang dilisensikan ke International Standard Audiovisual Number International Agency (ISAN-IA). Teknologi HCCB akan digunakan untuk mengidentifi kasi produk komersial audiovisual dan media lain. Code ISAN membuat produk audiovisual lebih mudah dikenali, tapi ICAN terbaru ini tidak memperbolehkan fi tur tambahan atau fungsi lain diikut sertakan. Sedangkan untuk

konsumen, format HCCB sudah termasuk fi tur seperti versi suatu produk, identifi -

kasi rating, parental control, ketersediaan produk, rilis khusus, kontes, harga dan promosi. Untuk perusahaan, fungsionalitas baru termasuk data lebih rinci yang dapat

ditambahkan di pembayaran royalti, antipembajakan dan analisis pasar. Konsumen segera akan dapat berinteraksi dengan barcode baru ini, dengan cara men-scan code dengan webcam dan ponsel berkamera untuk mengekstrak informasi tambahan. Barcode berwarna ini diharapkan akan hadir pada media DVD pada akhir 2007.

perkembangan teknologi

Di tahun 1980 masih banyak diantara kita di Indonesia yang belum melek komputer, sehingga pada saat itu kita sudah sangat bangga jika menggunakan mesin tik elektronik. Tahun 1987, kita mulai mengenal komputer ber-prosesor 286, dimana untuk menghidupkannya masih menggunakan disket DOS. Selain itu sistem operasi pada saat itu msih belum open system, sehingga sistem PC tidak dapat berkomunikasi dengan sistem lainnya yaitu Mac.Untuk mengirimkan files kepada seseorang yang berlainan kota, kita masih membutuhkan jasa pos atau kurir. Tahun 1990, orang Indonesia dengan bangganya menenteng organizer elektronis bermemori 2 MB untuk dapat disebut melek teknologi.Salah satu penerapan teknologi informasi di ritel

Saat ini teknologi komputer sudah berkembang demikian pesatnya . Di pasaran komputer kini telah sampai ke teknologi komputer berprosesor Pentium IV dengan kecepatan sampai 2 Gz dan memori 1.5 GB. Orang juga dapat dengan mudah berkomunikasi dan bertukar informasi walau pun sistem operasi komputernya berbeda, karena kini sistem operasi sudah open system. Untuk mengirimkan file, semudah mengklik sebuah program. Fungsi kantor pos untuk berkirim surat mulai berkurang peranannya. Kini tempat organizer elektronik digantikan oleh PDA (Personnel Digital Assistenat), atau Pocket PC dengan memori sampai 64 MB dan sistem operasi PalmOS atau Windows Pockect PC 2002, yang diluncurkan October 2001 lalu. Dengan kehadiran PDA mobilitas orang kini tidak lagi menjadi halangan untuk berkomunikasi dan mengakses informasi di internet, mau pun melakukan aktivitas seperti mengetik atau membuat perhitungan dengan spread sheet.

manfaat strawberry

Tahukah anda kenapa Strawberry di jadikan sebagai lambang cinta pada zaman Yunani kuno ? Apakah karena bentuknya yang seperti Hati ? Ternyata bukan. Strawberry dijadikan sebagai lambang Cinta oleh masyarakat Yunani kuno karena warna, rasa dan manfaat buah ini.

Ada spesies Fragaria Vesca. L yang lebih luas lagi penyebarannya dan jenis Strawberry inilah yang pertama kali masuk ke Indonesia. Sekarang ini ada lebih dari 700 macam buah strawberry yang menyebar di seluruh penjuru dunia dan yang banyak kita temukan di pasar swalayan adalah strawberry modern (komersil) Fragaria Annanassa var Duchesne yang dihasilkan dari persilangan F. virgina L var Duchesne asal Amerika Utara dengan F. Chilioensis L. Var Duchesne asal Chili.

Strawberry mulai di kenal di Indonesia pada pertengahan tahun 1990-an. Strawberry yang memerlukan temperatur rendah untuk tumbuh dengan baik sangat cocok dengan daerah Rancabali, Bandung.. Strawberry yang banyak ditanam penduduk adalah Fragaria Nilgerrensis yang oleh warga setempat lebih dikenal dengan Strawberry Nyodo. Selain di daerah Jawa Barat, Strawberry juga mulai dibudidayakan di daerah Tawangmangu Kabupaten Karang Anyar, Sukabumi, Cipanas, Lembang, Batu dan Bedugul (Bali).

Buahnya yang berwarna merah menandakan bahwa buah ini kaya akan pigmen warna antosianin dan mengandung antioksidan yang tinggi. Karena kandungan antioksidannya yang tinggi itulah strawberry mempunyai khasiat yang sangat banyak. Selain itu strawberry ternyata kaya Vitamin C, Serat, rendah kalori, folat, potassium, serta asam ellagic.Dengan mengkonsumsi delapan buah strawberry setiap hari, maka kebutuhan Vitamin C dan serat orang dewasa sudah tercukupi. Strawberry memiliki kandugan Vitamin C sebanyak 56,7 mg per 100 gram. Dengan kandungan vitamin C-nya tersebut diyakini strawberry mampu mengurangi resiko terserang penyakit kanker hingga 37% seperti yang dirilis The Iowa Women’s Health Study, selain itu strawberry juga diyakini mampu mencegah kanker payudara dan leher rahim. Beberapa manfaat lain buah ini adalah

1. Menyusutkan kadar kolesterol
2. Membantu melumpuhkan kerja Aktif kanker karena asam ellagic yang dikandungnya
3. Meredam gejala stroke
4. Mengandung zat anti alergi dan anti radang
5. Konsentrasi tujuh zat anti oksidan yang ada pada strawberry lebih tinggi dibandingkan buah atau sayuran lain, sehingga strawberry merupakan buah yang efektif mencegah proses oksidasi pada tubuh karena radikal bebas sehingga mengurangi proses penuaan.
6. Kaya akan vitamin C yang bermanfaat bagi pertumbuhan anak.
7. Hanya sedikit mengandung gula sehingga cocok bagi pengidap diabetes
8. Jika dimakan secara teratur dapat menghaluskan kulit dan membuat warna kulit terlihat lebih cerah dan bersih, dan mencegah terjadinya keriput.
9. Dapat dijadikan sebagai pemutih gigi, dengan menghancurkannya kemudian di tempelkan pada gigi selama satu atau dua menit, kemudian gosok dengan sikat gigi secara menyeluruh.- Ampuh melawan encok dan radang sendi.
10. Zat astringent yang terdapat di daun strawberry berkhasiat untuk menghentikan serangan diare, caranya dengan meminum tiga hingga empat cangkir air hasil rebusan daun strawberry.. ....

manfaat susu kedelai

SUSU kedelai mulai naik pamor. Dulu, kita mengenal kacang kedelai sebagai produk olahan rumahtangga. Kemasannya hanya dibungkus plastik, dan dijajakan pedagang asongan dengan harga Rp 500-Rp 1.000 sebungkus.

Tapi, kini, susu nabati ini sudah mejeng di etalase-etalase supermarket dan hipermarket. Dikemas dalam botol kaca, harga jual susu kedelai buatan pabrik tiga sampai empat kali lipat susu kedelai keliling. Belakangan, produsen susu kedelai botolan ini pun cukup gencar mempromosikan produknya di layar kaca.

Masuknya pemodal besar ke bisnis susu kedelai menunjukkan besarnya prospek bisnis ini. Maklum, untuk menghindari kolestrol dan kegemukan, orang berpaling dari susu sapi ke susu nabati.

Tak hanya menjanjikan keuntungan, susu kedelai juga mengandung beribu manfaat. Dia merupakan pilihan para vegetarian atau pelaku diet. “Bagi mereka yang ingin diet, susu kedelai bagus karena mengandung lesitin,” Demikian juga dengan susu kedelai dari MELILEA
Dus, susu kedelai akan mencukupkan kebutuhan gizi para vegetarian dan pelaku diet. Susu kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati terbaik.”Protein berfungsi untuk pertumbuhan tubuh, menjaga kesehatan dan stamina tubuh, serta mengganti sel-sel yang rusak atau tua,” ujar Rachmawati, pakar pangan

dari Universitas Sahid, Jakarta.

Sayang, masih banyak orang enggan minum susu kedelai. Salah satunya karena kebanyakan susu kedelai yang ada di pasaran berbau alias langu. Sebagian lagi malah bilang, rasanya eneg. Namun untuk susu kedelai dari Melilea rasanya lebih enak dan gurih, tidak ada rasa langu.