PERUSAHAAN TELEPON YANG MENCETAK RIBUAN TAGIHAN TELEPON YANG MERUPAKAN DATA ATAU INFORMASI?
Sumber yang paling jelas untuk pengumpulan data adalah tagihan telepon. Sebelum buru-buru mengumpulkan mereka Namun, pertama-tama menentukan cara di mana layanan telekomunikasi dasar Anda ditagih. Mulailah dengan tagihan telepon lokal dan cabang keluar dari sana. Long-layanan jarak jauh dapat ditagih pada laporan yang sama seperti tagihan lokal atau mereka mungkin disertakan pada tagihan terpisah sama sekali.Jika mereka datang secara terpisah, pastikan untuk memasukkan mereka dalam folder terpisah. Data-data yang dicantumkan dalam tagihan telepon adalah: Rincian pemakaian,jumlah pembayaran,jumlah tagihan bulan lalu,jumlah tagihan bulan ini,total tagihan,tanggal jatuh tempo,sisa angsuran,dan sisa tagihan.
Pesatnya kemajuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi komputerisasi telah merambah kedalam aktifitas kehidupan manusia yang menuntut efektifitas kerja secara maksimal dan minimalisasi waktu. peranan komputer sangat penting terutama diperusahaan-perusahaan dan perkantoran juga dunia bisnis. Internet merupakan salah satu pengaplikasian dunia komputerisasi,
aplikasi ini dangat membantu manusia untuk melihat informasi dan melakukan sebuah transaksi tanpa harus membuang waktu.
Aplikasi pembayaran rekening telepon merupakan sistem informasi data pelanggan, informasi tagihan rekening pelanggan setiap bulan. aplikasi ini diterapkan dengan menggunakan makromedia dreamweaver yang mana dapat memudahkan penyampaian informasi tagihan rekening telepon tiap bulan tanpa harus datang ke Kantor TELKOM.
Sehingga dari data tersebut perusahaan metropolitan yang besar dalam mencetak ribuan tagihan telepon menggunakan informasi sebagai jumlah perhitungan pemakaian telepon bagi para pengguna.
Senin, 25 Oktober 2010
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
UNIVERSITAS MERUPAKAN SUATU SISTEM,SUB SISTEM DAN SUPER SISTEM
Bila ada sistem,tentu ada sub sistem dan super sistem.sub sistem adalah sistem didalam sistem.Super sistem adalah sistem yang lebih besar dari suatu sistem.
Universitas merupakan kesatuan sistem yang bukan tidak dari kesatuan subsistem untuk mencapai tujuannya. Masing-masing subsistem ada untuk memenuhi kebutuhan sistem. Bukan hanya tujuan manifesnya saja, bahwa subsistem sebagai pilar bagi sistem namun secara laten subsistem merasuki kultur dalam mahasiswanya, sehingga komformitas berlangsung dalam universitas . Berbagai subsistem yang ada memiliki peranannya dalam menyelesaikan tugas-tugas pendidikan,dan tugas-tugas yang bersangkutan dengan universitas. Keseluruhan subsistem tersebut mengarah pada satu tujuan yang diskenariokan universitas.
Institusi pendidikan sebagai salah satu subsistem yang tidak mungkin tidak divitalkan dalam peranannya mempertahankan sistem. Pendidikan yang merupakan konduktor warisan kebudayaan dari peradaban, dipersiapkan dengan begitu detail dan teliti serta akan terus disempurnakan. Dengan demikian aset-aset kebudayaan dan pendidikan dari peradaban dapat terus dijaga dan dilestarikan.
Pendidikan telah dilembagakan dan menjadi subsistem tiada lain untuk mempertahankan sistem. Universitas sebagai sistem menjadi keharusan untuk memiliki subsistem yang menguatkan universitas itu sendiri.
Suatu universitas bertujuan memungkinkan mahasiswanya berkembang serta menyelenggarakan daya ciptanya sebebas mungkin dan terarah.
Universitas Gunadarma kalimalang adalah sistem,tetapi ia juga merupakan bagian dari sistem yang lebih besar yaitu - Universitas Gunadarma depok.Ini yang disebut dengan super sistem.
Bila ada sistem,tentu ada sub sistem dan super sistem.sub sistem adalah sistem didalam sistem.Super sistem adalah sistem yang lebih besar dari suatu sistem.
Universitas merupakan kesatuan sistem yang bukan tidak dari kesatuan subsistem untuk mencapai tujuannya. Masing-masing subsistem ada untuk memenuhi kebutuhan sistem. Bukan hanya tujuan manifesnya saja, bahwa subsistem sebagai pilar bagi sistem namun secara laten subsistem merasuki kultur dalam mahasiswanya, sehingga komformitas berlangsung dalam universitas . Berbagai subsistem yang ada memiliki peranannya dalam menyelesaikan tugas-tugas pendidikan,dan tugas-tugas yang bersangkutan dengan universitas. Keseluruhan subsistem tersebut mengarah pada satu tujuan yang diskenariokan universitas.
Institusi pendidikan sebagai salah satu subsistem yang tidak mungkin tidak divitalkan dalam peranannya mempertahankan sistem. Pendidikan yang merupakan konduktor warisan kebudayaan dari peradaban, dipersiapkan dengan begitu detail dan teliti serta akan terus disempurnakan. Dengan demikian aset-aset kebudayaan dan pendidikan dari peradaban dapat terus dijaga dan dilestarikan.
Pendidikan telah dilembagakan dan menjadi subsistem tiada lain untuk mempertahankan sistem. Universitas sebagai sistem menjadi keharusan untuk memiliki subsistem yang menguatkan universitas itu sendiri.
Suatu universitas bertujuan memungkinkan mahasiswanya berkembang serta menyelenggarakan daya ciptanya sebebas mungkin dan terarah.
Universitas Gunadarma kalimalang adalah sistem,tetapi ia juga merupakan bagian dari sistem yang lebih besar yaitu - Universitas Gunadarma depok.Ini yang disebut dengan super sistem.
Kamis, 30 September 2010
TUGAS 1 SIM
BAGAIMANA TEKNOLOGI INFORMASI MEMBERI KONTRIBUSI PADA MAKIN SINGKATNYA BATAS WAKTU TRANSAKSI BISNIS,BESERTA CONTOHNYA.
Pesatnya perkembangan peradaban manusia dewasa ini, seiring dengan penemuan dan pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi yang mampu menciptakan alat-alat yang mendukung perkembangan Teknologi informasi,mulai dari sistem komunikasi sampai dengan alat komunikasi yang searah maupun dua arah.Perkembangan cara penyampaian informasi yang dikenal dengan istilah Teknologi informasi bisa dikatakan telah merasuki ke segala bidang dan ke berbagai lapisan masyarakat dalam kehidupan, karena dengan dukungannya membuat organisasi dan individu dalam kancah dunia bisnis merasa memiliki keunggulan.Kompetitif (daya saing) luar biasa khususnya dalam mengaudit sistem informasi akuntansi yang berbasis pada komputerisasi guna membantu meningkatkan penyediaan informasi agar dapat mendukung proses pengambilan keputusan yang akan dilakukan oleh manajemen dalam mengembangkan sistem yang ada maupun dalam menyusun suatu sistem yang baru menggantikan sistem yang lama secara
keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada serta untuk perencanaan dan pengendalian operasi perusahaan sehingga senantiasa memiliki sinergi untuk eksis dalam dunia bisnis.
PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI :
Auditing sekitar komputer dapat dilakukan jika dokumen sumber tersedia dalam bahasa non mesin,dokumen-dokumen disimpan dengan cara yang memungkinkan pengalokasiannya untuk tujuan auditing,outputnya memuat detail yang memadai,yang memungkinkan auditor menelusuri
suatu transaksi dari dokumen sumber ke output atau sebaliknya.
LINGKUNGAN SISTEM INFORMASI KOMPUTER DATABASE SYSTEM :
Database adalah koleksi data yang dibagi dan digunakan oleh sejumlah
pemakai yang berbeda untuk tujuan yang berbeda-beda.Database system terdiri dari dua komponen pokok -database dan database managemeny system (DBMS).Database system dapat digunakan dalam sistem komputer apa saja, termasuk sistem komputer mikro. Dalam beberapa lingkungan komputer mikro, database system digunakan oleh pemakai tunggal.
Pengendalian Intern dalam Lingkungan Database Pengendalian umum SIK terhadap database,DBMS dan aktivitas fungsi pengelolaan database berpengaruh persuasif atas pengolahan aplikasi. Pengendalian umum
SIK yang penting dalam lingkungan database dapat digolongkan ke dalam
kelompok berikut:
1.pendekatan baku untuk pengembangan dan pemeliharaan program aplikasi.
2.kepemilikan data.
3.akses ke database.
4.pemisahan tugas.
DAMPAK DATABASE TERHADAP SISTEM :
Komputerisasi Akuntansi dan Pengendalian yang Berkaitan secara global tergantung pada:
a Luasnya database digunakan untuk aplikasi akuntansi.
b.Tipe dan signifikannya transaksi keuangan yang diolah.
c.Sifat database, DBMS (termasuk kamus data) tugas pengelolaan database dan aplikasi.
d.Pengendalian umum SIK yang sangat penting dalam lingkungan database.
PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP AUDIT SISTEM INFORMASI KOMPUTERISASI AKUNTANSI DAPAT DILIHAT DARI 3 SUDUT PANDANG,YAITU :
1.Dilihat dari prosedur audit.
2.Dilihat dari pengendalian intern.
3.Dilihat dari teknik-teknik audit dengan menggunakan teknologi informasi.
Lingkungan Sistem Informasi Komputer On-Line Computer System
Sistem komputer on-line adalah sistem komputer yang memungkinkan pemakai melakukan akses ke data dan program secara langsung melalui peralatan terminal.Sistem tersebut dapat berbasis mainframe
computers,komputer mini, atau struktur komputer mikro dalam suatu lingkungan jejaring.
DAMPAK SISTEM KOMPUTER ON-LINE TERHADAP PROSEDUR AUDIT :
Dalam menghadapi sistem komputer on-line,auditor dapat melakukan review terhadap aplikasi akuntansi secara on-line sebelum suatu aplikasi diimplementasikan,bukan review terhadap aplikasi setelah sistem
komputer on-line tersebut dipasang. Sistem komputer on-line mempunyai dampak besar terhadap prosedur audit yang digunakan oleh auditor.
Pesatnya perkembangan peradaban manusia dewasa ini, seiring dengan penemuan dan pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi yang mampu menciptakan alat-alat yang mendukung perkembangan Teknologi informasi,mulai dari sistem komunikasi sampai dengan alat komunikasi yang searah maupun dua arah.Perkembangan cara penyampaian informasi yang dikenal dengan istilah Teknologi informasi bisa dikatakan telah merasuki ke segala bidang dan ke berbagai lapisan masyarakat dalam kehidupan, karena dengan dukungannya membuat organisasi dan individu dalam kancah dunia bisnis merasa memiliki keunggulan.Kompetitif (daya saing) luar biasa khususnya dalam mengaudit sistem informasi akuntansi yang berbasis pada komputerisasi guna membantu meningkatkan penyediaan informasi agar dapat mendukung proses pengambilan keputusan yang akan dilakukan oleh manajemen dalam mengembangkan sistem yang ada maupun dalam menyusun suatu sistem yang baru menggantikan sistem yang lama secara
keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada serta untuk perencanaan dan pengendalian operasi perusahaan sehingga senantiasa memiliki sinergi untuk eksis dalam dunia bisnis.
PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI :
Auditing sekitar komputer dapat dilakukan jika dokumen sumber tersedia dalam bahasa non mesin,dokumen-dokumen disimpan dengan cara yang memungkinkan pengalokasiannya untuk tujuan auditing,outputnya memuat detail yang memadai,yang memungkinkan auditor menelusuri
suatu transaksi dari dokumen sumber ke output atau sebaliknya.
LINGKUNGAN SISTEM INFORMASI KOMPUTER DATABASE SYSTEM :
Database adalah koleksi data yang dibagi dan digunakan oleh sejumlah
pemakai yang berbeda untuk tujuan yang berbeda-beda.Database system terdiri dari dua komponen pokok -database dan database managemeny system (DBMS).Database system dapat digunakan dalam sistem komputer apa saja, termasuk sistem komputer mikro. Dalam beberapa lingkungan komputer mikro, database system digunakan oleh pemakai tunggal.
Pengendalian Intern dalam Lingkungan Database Pengendalian umum SIK terhadap database,DBMS dan aktivitas fungsi pengelolaan database berpengaruh persuasif atas pengolahan aplikasi. Pengendalian umum
SIK yang penting dalam lingkungan database dapat digolongkan ke dalam
kelompok berikut:
1.pendekatan baku untuk pengembangan dan pemeliharaan program aplikasi.
2.kepemilikan data.
3.akses ke database.
4.pemisahan tugas.
DAMPAK DATABASE TERHADAP SISTEM :
Komputerisasi Akuntansi dan Pengendalian yang Berkaitan secara global tergantung pada:
a Luasnya database digunakan untuk aplikasi akuntansi.
b.Tipe dan signifikannya transaksi keuangan yang diolah.
c.Sifat database, DBMS (termasuk kamus data) tugas pengelolaan database dan aplikasi.
d.Pengendalian umum SIK yang sangat penting dalam lingkungan database.
PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP AUDIT SISTEM INFORMASI KOMPUTERISASI AKUNTANSI DAPAT DILIHAT DARI 3 SUDUT PANDANG,YAITU :
1.Dilihat dari prosedur audit.
2.Dilihat dari pengendalian intern.
3.Dilihat dari teknik-teknik audit dengan menggunakan teknologi informasi.
Lingkungan Sistem Informasi Komputer On-Line Computer System
Sistem komputer on-line adalah sistem komputer yang memungkinkan pemakai melakukan akses ke data dan program secara langsung melalui peralatan terminal.Sistem tersebut dapat berbasis mainframe
computers,komputer mini, atau struktur komputer mikro dalam suatu lingkungan jejaring.
DAMPAK SISTEM KOMPUTER ON-LINE TERHADAP PROSEDUR AUDIT :
Dalam menghadapi sistem komputer on-line,auditor dapat melakukan review terhadap aplikasi akuntansi secara on-line sebelum suatu aplikasi diimplementasikan,bukan review terhadap aplikasi setelah sistem
komputer on-line tersebut dipasang. Sistem komputer on-line mempunyai dampak besar terhadap prosedur audit yang digunakan oleh auditor.
Minggu, 23 Mei 2010
Analisis Biaya Perbankan
Perbankan adalah suatu lembaga yang melaksanakan tiga fungsi utama.yaitu:
-Menerima simpanan uang.
-Meminjamkan uang.
-Jasa pengiriman uang.
mekanisme dasar bank adalah menerima deposito dari pemilik modal pada sisi liability-nya (kewajiban) untuk kemudian menawarkan pembiayaan kepada investor pada sisi assetnya, dengan pola atau skema pembiayaan yang sesuai. Pada sisi kewajiban, terdapat dua kategori utama, yaitu interest-free current and saving accounts dan investment accounts yang berdasarkan pada pihak bank dengan pihak depositor.
Manajemen bank harus memperhitungkan seluruh biaya yang dikeluarkan berkenaan dengan sumber dana dengan cermat dan akurat, ada beberapa biaya yang harus diperhitungkan bank dalam menjalankan usahanya.
- Cost Of Fund : biaya yang dikeluarkan bank atas dana yang dihimpun sebelum diperhitungkan besarnya pemenuhan persyaratan giro wajib minimum.Dalam menghitung cost of fund, bank terlebih dahulu harus mencari biaya rata-rata tertimbang dari setiap sumber dana.
- Cost Of Loanable Fund : biaya dana setalah dikurangi ketentuan giro wajib minimum,sesuai dengan ketentuan BI bank umum wajib menempatkan dana dalam rekening giro wajib minimum di BI jumlahnya ditetapkan sebesar 5% dari dana pihak ketiga.
Jadi berdasarkan term of reference di atas penetapan standar mimum Bank,pada dasarnya mestinya berpegang fungsi tersebut di atas dan dapat dilakukan, kecuali bila dalam melaksanakan fungsinya perbankan.Perhitung Lending Rate yang menghasilkan pendapatan bagi suatu bank dimana bank akan memperoleh laba usaha/bagi hasil maka komponen lending rate diantaranya adanya cost of loanable fund, overhead cost, risk factor, spread dan tax (pajak) yang berlaku secara umum di Indonesia.
-Menerima simpanan uang.
-Meminjamkan uang.
-Jasa pengiriman uang.
mekanisme dasar bank adalah menerima deposito dari pemilik modal pada sisi liability-nya (kewajiban) untuk kemudian menawarkan pembiayaan kepada investor pada sisi assetnya, dengan pola atau skema pembiayaan yang sesuai. Pada sisi kewajiban, terdapat dua kategori utama, yaitu interest-free current and saving accounts dan investment accounts yang berdasarkan pada pihak bank dengan pihak depositor.
Manajemen bank harus memperhitungkan seluruh biaya yang dikeluarkan berkenaan dengan sumber dana dengan cermat dan akurat, ada beberapa biaya yang harus diperhitungkan bank dalam menjalankan usahanya.
- Cost Of Fund : biaya yang dikeluarkan bank atas dana yang dihimpun sebelum diperhitungkan besarnya pemenuhan persyaratan giro wajib minimum.Dalam menghitung cost of fund, bank terlebih dahulu harus mencari biaya rata-rata tertimbang dari setiap sumber dana.
- Cost Of Loanable Fund : biaya dana setalah dikurangi ketentuan giro wajib minimum,sesuai dengan ketentuan BI bank umum wajib menempatkan dana dalam rekening giro wajib minimum di BI jumlahnya ditetapkan sebesar 5% dari dana pihak ketiga.
Jadi berdasarkan term of reference di atas penetapan standar mimum Bank,pada dasarnya mestinya berpegang fungsi tersebut di atas dan dapat dilakukan, kecuali bila dalam melaksanakan fungsinya perbankan.Perhitung Lending Rate yang menghasilkan pendapatan bagi suatu bank dimana bank akan memperoleh laba usaha/bagi hasil maka komponen lending rate diantaranya adanya cost of loanable fund, overhead cost, risk factor, spread dan tax (pajak) yang berlaku secara umum di Indonesia.
Jumat, 21 Mei 2010
Sistem Informasi Perbankan
II. SISTEM INFORMASI PERBANKAN
Sistem informasi perbankan merupakan system yang terpadu untuk mendukung tugas pengawasan,pemeriksaan dan pengaturan perbankan.
Tujuan dari sistem informasi perbankan:
1. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi system pengawasan dan pemeriksaan bank.
2. Menciptakan keseragaman dalam pelaksanaan tugas pengawasan dan pemeriksaan bank.
3. Mengoptimalkan pengawas dan pemeriksa bank dalam menganalisa kondisi bank sehingga dapat meningkatkan mutu pengawasan dan pemeriksaan bank.
4. Memudahkan audit trail oleh pihak yang berkepentingan.
5. Meningkatkan keamanan dan integritas data serta informasi.
Sistem informasi perbankan terdiri dari tiga subsistem:
- Sistem Informasi Manajemen Pengawasan : Merupakan system informasi untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi tugas-tugas pengawasan,pemeriksaan dan penelitian bank umum.Melalui ini pengawas bank akan mampu mengoptimalkan kegiatan analisa dan memperoleh informasi mengenai kondisi keuangan bank.
- Sistem Informasi Bank Dalam Investigasi : Merupakan system informasi untuk meningkatkan tertib administrasi dan kemudahan pemantauan tugas dalam rangka investigasi tindak pidana di bidang perbankan.melalui in dapat dilakukan pemanatauan terhadap perkembangan investigasi atas dygaan tindak pidana yang dilakukan oleh suatu bank sejak laporan penyimpangan diterima,jadwal investigasi,langkah-langkah yang telah dilakukan sampai dengan hasil akhir investigasi yang dimaksud.
- Data Pokok Bank : Menyediakan informasi yang berkaitan dengan kelembagaan,kepemilikan dan kepengurusan,operasional dan strategi pengawasan yang diterapkan pada suatu bank sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan informasi dalam rangka pengawasan dan pembinaan bank.
Sistem Informasi Debitur adalah sitem yang menyediakan informasi mengenai debitur baik perorangan maupun badan usaha yang diolah berdasarkan laporan penyediaan dana yang diterima bank Indonesia dari pelopor.
Tujuan Sistem Informasi Debitur :
1. Bagi pemberi kredit :
- Membantu dalam mempercepat proses analisis dan pengambilan keputusan pemberian kredit.
- Mengurangi ketergantungan pemberi kredit kepada agunan konvensional.
2. Bagi penerima kredit :
- Mempercepat waktu yang dibutuhkan untuk mempreoleh persetujuan kredit.
- Nasabah baru akan mendapat akses yang lebih luas kepada pemberi kredit dengan mengandalkan reputasi keuangannya tanpa harus tergantung pada kemampuan untuk menyediakan agunan.
Sistem informasi perbankan merupakan system yang terpadu untuk mendukung tugas pengawasan,pemeriksaan dan pengaturan perbankan.
Tujuan dari sistem informasi perbankan:
1. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi system pengawasan dan pemeriksaan bank.
2. Menciptakan keseragaman dalam pelaksanaan tugas pengawasan dan pemeriksaan bank.
3. Mengoptimalkan pengawas dan pemeriksa bank dalam menganalisa kondisi bank sehingga dapat meningkatkan mutu pengawasan dan pemeriksaan bank.
4. Memudahkan audit trail oleh pihak yang berkepentingan.
5. Meningkatkan keamanan dan integritas data serta informasi.
Sistem informasi perbankan terdiri dari tiga subsistem:
- Sistem Informasi Manajemen Pengawasan : Merupakan system informasi untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi tugas-tugas pengawasan,pemeriksaan dan penelitian bank umum.Melalui ini pengawas bank akan mampu mengoptimalkan kegiatan analisa dan memperoleh informasi mengenai kondisi keuangan bank.
- Sistem Informasi Bank Dalam Investigasi : Merupakan system informasi untuk meningkatkan tertib administrasi dan kemudahan pemantauan tugas dalam rangka investigasi tindak pidana di bidang perbankan.melalui in dapat dilakukan pemanatauan terhadap perkembangan investigasi atas dygaan tindak pidana yang dilakukan oleh suatu bank sejak laporan penyimpangan diterima,jadwal investigasi,langkah-langkah yang telah dilakukan sampai dengan hasil akhir investigasi yang dimaksud.
- Data Pokok Bank : Menyediakan informasi yang berkaitan dengan kelembagaan,kepemilikan dan kepengurusan,operasional dan strategi pengawasan yang diterapkan pada suatu bank sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan informasi dalam rangka pengawasan dan pembinaan bank.
Sistem Informasi Debitur adalah sitem yang menyediakan informasi mengenai debitur baik perorangan maupun badan usaha yang diolah berdasarkan laporan penyediaan dana yang diterima bank Indonesia dari pelopor.
Tujuan Sistem Informasi Debitur :
1. Bagi pemberi kredit :
- Membantu dalam mempercepat proses analisis dan pengambilan keputusan pemberian kredit.
- Mengurangi ketergantungan pemberi kredit kepada agunan konvensional.
2. Bagi penerima kredit :
- Mempercepat waktu yang dibutuhkan untuk mempreoleh persetujuan kredit.
- Nasabah baru akan mendapat akses yang lebih luas kepada pemberi kredit dengan mengandalkan reputasi keuangannya tanpa harus tergantung pada kemampuan untuk menyediakan agunan.
Rabu, 19 Mei 2010
ARSITEKTUR PERBANKAN
II . ARSITEKTUR PERBANKAN
Arsitektur perbankan adalah suatu kerangka dasar sistem perbankan yang bersifat menyeluruh dan memberikan arah,benttuk, dan tatanan industri perbankan untuk rentang waktu lima sampai sepuluh tahun kedepan.Visinya yaitu mencapai suatu system perbankan yang sehat,kuat,dan efisien guna menciptakan kestabilan system keuangan dalam rangka membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Enam pilar arsitektur perbankan:
- Menciptakan struktur perbankan yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendorong pembangunan ekonomi nasional yang berkesinambungan.
-Menciptakan system pengaturan dan pengawasan bank yang efektif dan mengacu pada standar internasional.
-Menciptakan industry perbankan yang kuat dan memiliki daya saing yang tinggi serta memiliki ketahanan dalam menghadapi resiko.
-Menciptakan good corporate governance dalam rangka memperkuat kondisi internal perbankan.
-Mewujudkan infrastruktur yang lengkap untuk mendukung terciptanya industry perbankan yang sehat.
-Mewujudkan pemberdayaan dan perlindungan konsumen jasa perbankan.
Program Kegiatan Aritektur Perbankan:
1. Peningkatan kualitas pengaturan perbankan.
2. Peningkatan fungsi pengawasan.
3. Peningkatan kualitas manajemen dan operasional perbankan.
4. Perkembangan infrastruktur perbankan.
5. Peningkatan perlindungan nasabah.
Tantangan Ke Depan Untuk Arsitektur Perbankan:
-Kapasitas pertumbuhan perbankan yang masih rendah.
-Struktur perbankan yang belum optimal.
-Pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan perbankan yang dinilai masih kurang.
-Pengawasan bank yang masih perlu ditingkatkan.
-Kapabilitas perbankan yang masih lemah.
-Perlindungan nasabah yang masih harus ditingkatkan.
-Perkembangan teknologi informasi.
Arsitektur perbankan adalah suatu kerangka dasar sistem perbankan yang bersifat menyeluruh dan memberikan arah,benttuk, dan tatanan industri perbankan untuk rentang waktu lima sampai sepuluh tahun kedepan.Visinya yaitu mencapai suatu system perbankan yang sehat,kuat,dan efisien guna menciptakan kestabilan system keuangan dalam rangka membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Enam pilar arsitektur perbankan:
- Menciptakan struktur perbankan yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendorong pembangunan ekonomi nasional yang berkesinambungan.
-Menciptakan system pengaturan dan pengawasan bank yang efektif dan mengacu pada standar internasional.
-Menciptakan industry perbankan yang kuat dan memiliki daya saing yang tinggi serta memiliki ketahanan dalam menghadapi resiko.
-Menciptakan good corporate governance dalam rangka memperkuat kondisi internal perbankan.
-Mewujudkan infrastruktur yang lengkap untuk mendukung terciptanya industry perbankan yang sehat.
-Mewujudkan pemberdayaan dan perlindungan konsumen jasa perbankan.
Program Kegiatan Aritektur Perbankan:
1. Peningkatan kualitas pengaturan perbankan.
2. Peningkatan fungsi pengawasan.
3. Peningkatan kualitas manajemen dan operasional perbankan.
4. Perkembangan infrastruktur perbankan.
5. Peningkatan perlindungan nasabah.
Tantangan Ke Depan Untuk Arsitektur Perbankan:
-Kapasitas pertumbuhan perbankan yang masih rendah.
-Struktur perbankan yang belum optimal.
-Pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan perbankan yang dinilai masih kurang.
-Pengawasan bank yang masih perlu ditingkatkan.
-Kapabilitas perbankan yang masih lemah.
-Perlindungan nasabah yang masih harus ditingkatkan.
-Perkembangan teknologi informasi.
Langganan:
Postingan (Atom)
-001.jpg)